Tegarjiwatamar.blogspot.com

Kamis, 05 September 2013

Out of body experience


Pernah merasakan pengalaman di luar tubuh ? Atau tepatnya keluar dari tubuh atau raga atau jasad kita ini. Uh serem juga ya. Kedengarannya ya, tapi ternyata nggak tuh, malah asyik lagi. Lho kok ? Yap Saya pernah keluar dari tubuh dan ternyata nggak susah kok. Ada cara yang simple dan sangat aman ( maksudnya di jamin bisa balik lagi he he he ...) dan nggak ada hubungannya dengan mistik-mistikan dan nggak perlu mantra atau jimat apapun. Semua orang bisa kok melakukannya tanpa kecuali. Penasaran kan ?


Disuatu hari di bulan januari 2005. masa itu adalah masa-masa saya sedang "berguru" pada banyak buku-buku yang bergenre pengembangan diri dan spiritualitas. Saya mempelajari berbagai tehnik visualisasi, meditasi,relaksasi yang ujung-ujungnya berhubungan dengan self hipnotis. Walau aktivitas itu nggak ada hubungannya dengan pekerjaan saya waktu itu sebagai musisi cafe, tapi ternyata "pencarian" saya tersebut telah membuka wawasan saya tentang berbagai potensi dan kemungkinan dalam hidup ini.

Nah di suatu siang di Bulan Januari 2005 saat itu saya memutuskan untuk melakukan relaksasi. Saya masuk kamar lalu mengambil posisi tidur terlentang di atas kasur seperti layaknya hendak tidur. Saya "memerintahkan" pikiran dan tubuh saya untuk rileks dan terus rileks. Hingga setelah beberapa menit di kuping saya ada suara berdenging yang sangat keras selama kira-kira 1 detik, Lalu ..........

Lalu yang ada tinggal kesunyian... Perlahan-lahan saya melihat dan merasakan bahwa saya sedang terangkat dan keluar dari tubuh saya sendiri. Awalnya ada rasa takut dan tidak berani menoleh ke arah kasur dimana tubuh saya berbaring. Tetapi Untunglah saya pernah membaca tentang fenomena out of body experience dan regresi. Jadi ya saya nikmati saja keadaan itu. Jadi secara perlahan-lahan saya rasakan "kesadaran" saya keluar dari tubuh melayang ke arah jendela kamar dan...

Dan menembus keluar kamar dan rumah. Saya bisa merasakan hangatnya matahari pada siang itu ( kamar saya ada di lantai 2 ). Setelah berada 2 detik diluar tiba-tiba dalam sekejap saya telah berada dalam tubuh lagi. Kejadiannya berulang lagi. Perlahan-lahan saya keluar dari tubuh lagi dan menembus keluar kamar lagi. Kira-kira sampai 3 atau 4 kali terus berulang hingga dengan tiba-tiba lagi saya tiba di suatu rumah. Tepatnya di dalam ruang tamu sebuah rumah. Bukan rumah yang besar mungkin seukuran rumah type 45. Walau saya tidak bisa melihat tubuh saya tapi anehnya saya bisa merasakan lantai rumah itu. "Fenomena apa lagi ini ?" pikir saya.

Saat itu saya memutuskan untuk berjalan keluar rumah untuk mencari tahu sedang berada dimana saya, di daerah mana. Eh tapi tunggu dulu ...
Menurut buku tentang regresi to past life yang pernah saya baca, hal yang pertama dianjurkan untuk dilakukan saat mengalami regresi adalah mencari kalender dan cermin. Agar kita mengetahui sedang berada di tahun berapa dan sedang menjalani peran apa kita saat itu. Sebenarnya waktu saya juga bingung apakah saya sedang berada di masa lalu, masa kini atau bahkan masa depan.
Jadi saya berbalik arah menuju ke bagian dalam rumah untuk mencari kalender atau cermin.

Aha... itu cerminnya. Akhirnya saya melihat ada sebuah cermin. Tapi ... Siapa itu ?
Saya juga melihat ada seorang wanita... Ya dia terlihat sedang menyeterika baju diatas papan seterika.
Dan anehnya entah kenapa entah darimana, saya merasa dan tahu bahwa dialah istri saya.( dalam dunia nyatanya waktu itu saya belum menikah. Dan sekarang juga belum sih :D ) Jadi saya peluk dia dari belakang dengan perlahan dan saya lihat dengan sedikit kaget dia sedang hamil sekitar 4 atau 5 bulan (kira-kira ya soalnya perutnya belum besar-besar amat ). Lalu saya katakan " Sayang nggak usah nyeterika, istirahat saja". Bertepatan dengan itu handphone di sakunya berbunyi dan dia berpindah tempat untuk menjawab telepon.

Kembali perhatian saya tertuju pada cermin di depan saya. Saya lihat dengan agak susah payah ( Entah kenapa saya merasa agak susah melihat diri saya di cermin itu )
bayangan yang muncul di cermin itu adalah bayangan diri saya sendiri mengenakan jaket hitam tapi terlihatnya agak samar.

Setelah itu dalam sekejap saya sudah balik lagi ke tubuh. Perlahan-lahan saya bisa merasakan kembali tubuh saya dan kesadaran saya menyatu lagi. Akhirnya saya memutuskan untuk bangun.
Saya merenungkan kejadian yang baru saya alami. Ternyata satu tehnik yang tadinya mau saya gunakan untuk berileksasi malah efeknya mengeluarkan "roh kesadaran" saya dari tubuh fisik saya. Apakah ini suatu kebetulan ?

Untuk memenuhi rasa penasaran, kira 2 minggu berikutnya saya mencobanya lagi. Dan hasilnya mirip-mirip. Saya seperti tiba di "dunia yang lain " maksudnya tetap ada di Bumi dan berada di kamar yang sama hanya saja dalam dimensi yang berbeda. Jangan-jangan saya mengalami kejadian yang menjadi inti cerita film serial "Slider". Tentang adanya paralel universe.

Tapi apapun itu saya bersyukur bisa mengalaminya. Sehingga saya bisa memandang dunia dan kehidupan dengan cara yang baru.

Lalu mana yang tadi dibilang ada cara yang simple untuk keluar dari tubuh ?
Oh iya hampir lupa. Wah wah udah ngebet ya mau keluar dari tubuh. Awas Lo ya jangan di pake buat ngintip orang mandi ... Lagian emang nggak bisa kok kalo untuk di gunakan untuk hal-hal seperti itu. Nah begini caranya ....

Pertama ambil posisi terlentang dan pejamkan mata seperti orang mau tidur. ( sebenarnya posisi sujud atau bersila bisa juga tapi akan jauh lebih sulit ). rilekskan pikiran dan tubuh. Dan jangan terlalu menuntut apa-apa just nothing to lose, pasrah. Setelah beberapa saat sambil mata tetap terpejam gerakan bola mata keatas tahan sebentar, turunkan lagi,naikkan lagi keatas tahan sebentar, naikkan lagi...
Kegiatan ini akan membuat pikiran lebih rileks sampai otomatis bola mata akan tetap berada diatas bagian mata.

Setelah itu kita lihat apa yang terjadi ...............
Selamat berpetualang dalam dunia tanpa batas ..........
Jangan lupa balik lagi ya :D


0 komentar:

Posting Komentar